sainsdanteknologi

Jumat, 25 Oktober 2013

The Ica Stones

3. The Ica Stones

Pada awal 1930-an, Antropolog Kebudayaan Ica, Peru, yang adalah ayah dari Dr Cabrera, menemukan ratusan batu yang tampaknya dipakai dalam upacara pemakaman di makam suku Inca kuno.

Dr Cabrera kemudian melanjutkan pekerjaan ayahnya, dan telah mengumpulkan lebih dari 1100 batu andesit tersebut. Batu-batu itu diperkirakan berumur 500 - 1500 tahun.

Dikenal luas sebagai Ica Stones, batu-batu itu berukir grafis seksual, patung berhala, dan yang lain menggambarkan praktek-praktek kedokteran, seperti operasi jantung dan transplantasi otak.

Ukiran yang paling menakjubkan adalah gambar dinosaurus seperti Brontosaurus, Triceratops, Stegosaurus dan Pterosaurus. Ada yang beranggapan Ica Stones hanya tipuan. Keasliannya belum terbukti hingga saat ini.
 
sumber : http://detyabungas.blogspot.com/2013/02/misteri-penemuan-sejarah-yang-belum.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar